Kalau seorang sufi bernama Ibnu Bashad tersentuh hatinya karena seekor kucing yang memberikan sepotong daging kepada kucing lain yang buta kedua matanya, saya pun juga trenyuh melihat kucing2 saya yg berbagi makanan dengan kucing saya yang buta kedua matanya.
"BUTA" nama seekor kucing saya yang buta kedua matanya. Harusnya kucing itu tidak buta, tapi karena sewaktu lahir induknya panik -karena baru pertama kali melahirkan- posisi melahirkan yang salah membuatnya jadi buta. Sewaktu berumur 2 minggu induknya mati keracunan, alhasil saya yang mengambil alih tugas sebagai induk kucing. Awalnya saya tidak menyadari kalau Buta itu tidak bisa melihat, tapi suatu saat ketika dia berumur 2 bulan saya beri makan dan dia salah menghampiri tempat makanannya. Dari situlah saya tau kalau Buta benar2 buta. Tapi itu tidak jadi masalah buat saya. Meskipun dia buta tapi bisa mandiri, bisa kesana kemari dan bermain dengan kucing2 lainnya. Buta adalah kucing cantik yang saya punya. Semoga selalu sehat dan pintar sampai mati, amin..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar