11 Oktober 2011

U S I A S E N J A

Kadang muncul satu pertanyaan, "apakah di usia tua nanti kita akan bahagia?"

Kemarin, sewaktu membesuk seorang teman, ada pemandangan lain yg memikat hati saya. Tepatnya d sebuah bangsal Teratai, tempat teman saya bekerja. Di bangsal untuk pasien umum ini, seorang pasien, ibu 60 th dirawat karena hypertensi. Beliau hanya ditunggui suaminya pada waktu itu. Kebersamaan mereka sangat terlihat harmonis dan romantis walaupun si ibu sedang sakit. Dalam hati saya berdoa “Ya Allah.., semoga Engkau hadirkan untukku suami/istri yang menyenangkan hati, mendampingiku disaat sehat dan sakit”.















Di lain tempat, ketika perjalanan saya menggunakan prameks dari Kutoarjo menuju Jogja, di depan saya ada sepasang suami istri. Sekilas terlihat biasa, tapi kemudian berubah ketika saya mengajak meeka ngobrol dan ternyata wanita ini tuna rungu. Lagi-lagi saya cuma tertegun melihat mereka berdua, melihat wanita itu dengan bahasa isyaratnya dan menulis sesuatu kemudian diberikan kepada suaminya untuk disampaikan ke saya. Hmmm.., pria ini, apa yang menjadikan alasan untuknya menikahi wanita itu? Adalah tentang cinta, kebahagiaan dan tidaksempurnaan salah satunya yang dilengkapi kesempurnaan yang lain hingga yang kosong pun terlihat isi.











Itulah sebagian contoh mereka yang akan menemukan kebahagiaannya sampai hari tua, memberi saya sebagian ilmu dan pekerjaan rumah dari setiap proses kehidupan. Jalani dengan ikhlas, itu kuncinya:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar